WuSqyOgjkDlVD9T3DwbScpWy4QmNOXpt1I6JND8M

Plugin Wordpress - Apa Itu Plugin Wordpress? Fungsi Dan Contohnya

Plugin Wordpress. Buat kamu yang baru terjun kedunia perwabsitean atau ngeblog dengan menggunakan platform wordpress pastinya akan menemukan yang namannya plugin. Tentu saja kamu akan bertanya - tanya apa itu plugin, fungsi, jenis, penggunaannya serta manfaatnya.

Apa Itu Plugin Wordpress?

Plugin wordpress merupakan sebuah kode - kode software yang memiliki fungsi tertentu dengan tujuan untuk menjalankan fitur tambahan dalam sebuah aplikasi atau progam.

plugin-wordpress

Pada umumnya setiap plugin wordpress ini didesain untuk satu aplikasi atau program tertentu saja. Misalnya, add ons Google Chrome yang tidak dapat diinstall untuk Mozilla. Begitu juga sebaliknya, extension Mozilla yang tidak dapat dipasang di Google Chrome. Sedangkan plugin pada wordpress merupakan progam tambahan yang berisi fungsi script dalam bahasa PHP yang dapat disatukan dengan wordpress sehingga mampu memberikan fungsi tambahan lain.

Fungsi - Fungsi Plugin

Plugin dalam wordpress ini memiliki beberapa fungsi. Dan setiap plugin wordpress memiliki fungsinya masing-masing sesuai kebutuhan penggunanya. Dan berikut ini beberapa fungsi dari adanya plugin wordpress.

  • Membuat user bisa menambahkan kemampuan pada aplikasi wordpress
  • Mendukung fitur yang belum terlihat oleh user wordpress
  • Memberi tambahan fungsi diluar fungsi utama
  • Dapat mengurangi ukuran aplikasi wordpress

Sekarang pertanyaannya bagaimana plugin bisa bekerja pada wordpress ?

Wordpress telah ditulis sedemikian rupa agar pengembang lain dapat menulis dan memasukkan kodenya sendiri. Dengan adanya Wordpress plugin API (  Application Program Interface ) ini memberikan sebuah seperangkat hook dan filter yang kuat, sehingga dapat memungkinkan user untuk memodifikasi fungsi wordpress atau menambah fungsi baru.

Wordpress juga mengizinkan user untuk menyimpan data di dalam database wordpress. Plugin dapat memanfaatkan taxonomy, tipe konten, dan custom filed wordpress yang memungkinkan user untuk menyimpan berbagai tipe konten tidak hanya post dan page.

Setiap plugin wordpress yang terinstal, nantinya akan otomatis terdaftar di database wordpress. Kamu bisa mengaktifkan dan menonaktifkan plugin kapan saja. Tapi, tetap berhati - hati saat memilih, menggunakan dan menonaktifkan plugin karena akan berpengaruh pada website atau konten yang ada d website kamu.

Saat kamu mengakses, wordpress akan menghubungkannya ke database, memuat core wordpress kemudian memuat plugin aktif. Semua kode diproses pada server, setelah itu akan dikirim ke browser yang digunakan pengakses.

Jenis - Jenis Plugin Wordpress

Wordpress sendiri hampir memiliki paling tidak 55.000 plugin, yang dimana semua plugin tersebut terbagi menjadi beberapa kategori. Berikut beberapa kategori plugin yang sering bahkan wajib untuk digunakan :

  • Plugin Keamanan, Seperti yang kita tahu, bahwa wordpress bersifat open source platform, sehingga rentan dengan ancaman hacker. Salah satu cara untuk mengantisipasinya adalah dengan memasang plugin keamanan.
  • Plugin SEO, Ingin website atau blog kamu berada di halaman awal search engine ? jika iya, kamu bisa mencoba dengan mendownload dan memasang plugin SEO. Dengan plugin SEO ini akan membantu menganalisa artikel yang akan kamu buat apakah sudah SEO friendly atau belum.
  • Plugin Backup, Memiliki fungsi untuk mengembalikan data website yang terhapus atau eror. Bisa jadi antisipasi jika suatu saat terjadi error dengan blog atau website kamu.
  • Plugin Kecepatan Website, Website dengan kecepatan loading yang cepat akan menjadi nilai plus untuk berada di tingkat teratas search engine. Dengan memakai plugin ini, kamu bisa berusaha agar loading web atau blog tidak lambat.
  • Plugin Social Media, Traffic yang tinggi dari Google saja belum cukup. Kamu juga harus bisa memperoleh traffic yang tinggi dari media sosial seprti, facebook, fanpage, instagram, tweeter, pinterest, dll.

INFO! Mau bikin landing page keren, mudah dan super cepat? Gunakan saja Landingkit, sudah tersedia 170+ themplate landing page siap pakai. Selengkapnya kamu bisa simak Cara Mudah Membuat Landing Page Dengan LandingKit

Contoh Plugin Dan Penggunaannya

Berikut ini beberapa contoh plugin yang sering digunakan :

  • Yoast SEO, Plugin yang satu ini digunakan agar website dan konten yang ada didalamnya dapat dengan mudah dan cepat terdeteksi oleh mesin pencarian seperti Google, Bing, Yandex, dan lainnya.
  • Classic Editor, Dikarenakan editor konten di wordpress versi terbaru sudah berubah. Plugin ini mampu menjadikan editor konten menjadi versi lama walupun menggunakan wordpress versi terbaru.
  • Terkadang setiap themplate wordpress yang kita gunakan sudah memiliki plugin yang wajib di instal. Jadi, cukup instal saja bawaan themplatenya. Untuk tambahan kamu bisa mencari dan menginstalnya sendiri.

Nah, itulah kurang lebih sekilas tentang pengertian plugin, fungsi, jenis serta cara penggunaannya. Semoga informasi ini membantu yah!

Jangan pernah bosan untuk selalu belajar dan mengamalkannya  :)

Related Posts
Kak Ula
Sharing informasi produk kecantikan dan kesehatan

Related Posts

Posting Komentar