WuSqyOgjkDlVD9T3DwbScpWy4QmNOXpt1I6JND8M

Pengertian Blog, Fungsi, Jenis Dan Keuntungannya

Fungsi Blog. Saat ini sudah memasuki era modern yang ditandai dengan perkembangan dunia teknologi, informasi, dan komunikasi yang sangat pesat. Perkembangan tersebut berpengaruh besar dalam berbagai aspek seperti pendidikan, pemerintahan, bisnis, dan sebagainya. Aspek-aspek tersebut membutuhkan internet sebagai media belajar, komunikasi, bahkan branding. Karena internet mempermudah pengguna untuk mendapatkan informasi kapan saja, dimana saja tanpa ada batas ruang dan waktu. Salah satu media yang menggunakan internet yang bisa menunjang berbagai aspek tersebut adalah blog.

Fungsi Blog Yang Harus Kamu Tahu 

Istilah Blog memang sudah banyak didengar. Namun masih banyak yang belum tahu benar tentang istilah ini. Blog juga memiliki banyak sekali fungsi yang menguntungkan. Dan terdapat beberapa jenis blog yang perlu diketahui. Untuk lebih lanjut pembahasan tentang blog, akan dijabarkan pada artikel ini.

Pengertian Blog, Fungsi, Jenis Dan Keuntungannya

Pada tahun 1998, Jhon Barger memperkenalkan istilah blog yang berasal dari kata weblog. Istilah weblog digunakan untuk mengkhususkan website yang bersifat lebih pribadi dan bisa diperbaharui kapanpun. Sehingga blog atau webblog ini bersifat personal, dan bisa dilengkapi dengan link-link menuju website lain agar lebih menarik.

Namun seiring perkembangan zaman, blog sudah tidak hanya digunakan untuk kepentingan pribadi. Karena blog juga kadangkala diisi dengan artikel-artikel yang mengulas tentang ilmu pengetahuan, opini, pengalaman, rekomendasi, dan sebagainya. Sehingga blog bisa diartikan sebagai sebuah platform website yang digunakan untuk menulis kumpulan catatan harian, koleksi foto, tulisan ilmiah, dan tulisan lainnya sesuai dengan topik dan tujuan yang diinginkan pengguna blog.

  • Cara Membuat Blog Gratis
  • Pengertian Hosting, Fungsi Dan Macam - Macamnya

Dalam perkembangannya, blog menjadi lebih maju dan menawarkan kemudahannya. Karena ketika menggunakan blog, tidak perlu untuk memperhatikan bahasa pemrograman lagi.

Fungsi Blog

Seperti yang telah disebutkan, blog berisikan berbagai macam informasi dan pengelolaan dilakukan secara individu maupun organisasi profesional. Blog memiliki beberapa fungsi dan manfaat seperti :

  • Blog berfungsi sebagai media publikasi online segala hal, mulai dari catatan, cerita, hingga artikel terkini tanpa takut untuk tidak terbit. Karena dengan blog pengguna bisa menerbitkan karya tulisan kapan saja.
  • Sebagai wadah untuk menulis, blog bisa menjadi media untuk meningkatkan kemampuan menulis menjadi lebih baik, karena bisa menerbitkan sebanyak-banyaknya tulisan dengan bebas kapanpun dan dimanapun.
  • Blog bisa berfungsi sebagai sarana media publikasi yang efektif dan terjangkau. Pengguna bisa meningkatkan publikasi apapun tanpa memasang iklan namun bisa dengan menggunakan metode Search Engine Marketing (SEM).
  • Selain menjadi media publikasi, blog juga bisa berfungsi untuk meningkatkan Brand Awareness produk atau tulisan melalui teknik SEO writing yang tepat.
  • Fungsi blog selanjutnya adalah termasuk salah satu media untuk mendapatkan uang melalui Internet. Caranya adalah dengan Ads Google. Ketika blog memiliki tingkat kunjungan yang tinggi, maka akan mudah untuk bekerjasama dengan Ads Google. Selain itu, dengan blog juga bisa mendapatkan uang dari endorsment produk yang sesuai dengan isi blog. Dan juga, jika ada yang tertarik dengan tulisan di blog yang dibuat, biasanya hal tersebut menjadi peluang untuk menjadi freelancer dalam penulisan maupun hal sejenisnya.

Jenis - Jenis Blog

Blog yang pada awalnya difungsikan untuk menyimpan catatan atau diari secara online, saat ini mengalami perkembangan. Dulu hanya bersifat pribadi, saat ini sudah memiliki jenis blog yang beragam. Berdasarkan platform blognya, blog dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :

1. Hosted

Jenis blog hosted bisa disebut juga dengan free blog atau blog gratis. Blog ini adalah salah satu yang paling banyak digunakan karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mempunyai blog. Beberapa penyedia free blog ini adalah seperti blogspot.com, WordPress.com,  dan thumblr. Ketika menggunakan jenis blog ini, biasanya terdapat nama domain blogspot.com setelah nama domain blog. Atau juga disebut dengan Second Level Domain (SLD).

2. Self Hosted

Sesuai dengan namanya, self hosted blog adalah jenis blog yang mandiri karena tidak terikat dengan penyedia layanan blog gratis. Blog ini memiliki nama domain sendiri tanpa adanya SLD, sehingga disebut Top Level Domain (TLD). Pengguna blog ini harus mengeluarkan biaya untuk menyewa space sendiri untuk blog atau disebut hosting, yang harganya bervariasi. Beberapa contoh Self Hosted blog adalah WordPress.org, Joomla, dan sebagainya.

Selain berdasarkan platformnya, blog juga dibedakan berdasarkan kontennya, seperti yang dijabarkan berikut :

3. Blog Pribadi

Seperti jenis di awal kemunculan blog, blog pribadi bisa digunakan setiap orang yang mungkin hanya ingin menyimpan catatan secara online, ataupun memberikan informasi atau pengalaman yang pernah dilakukan. Jenis blog ini cenderung bebas dan tidak terikat karena tulisan disesuaikan dengan pikiran pribadi dan bisa menjadi tempat refresh bagi pengguna blog.

4. Blog Niche

Blog niche adalah jenis blog yang fokus pada kata kunci tertentu yang diusahakan untuk masuk pada halaman pertama mesin pencari. Hal tersebut mengharuskan pengguna untuk melakukan riset kata kunci, pembuatan konten yang sesuai, serta optimasi SEO di mesin pencarian. Karena jenis blog ini akan fokus pada jumlah pengunjung yang berasal dari mesin pencarian. Biasanya, jenis blog Niche berisi satu atau beberapa topik tertentu.

Beberapa contoh dari blog Niche adalah blog dengan topik blog pendidikan yang ditulis oleh pengajar atau guru, blog kesehatan, yang berisi tentang informasi dan terbaru tentang kesehatan serta tanya jawab antara pasien dengan dokter.

5. Blog Otoritas

Jenis Blog Otoritas merupakan blog yang oleh blogger profesional, karena memiliki tujuan untuk menjadi ahli di topik bahasan blognya. Pengguna blog otoritas tidak berfokus pada pengunjung dari search engine, namun fokus pada pengunjung dari media sosial seperti Facebook, Pinterest, Instagram, dan sebagainya. Sehingga isi blog otoritas ini lebih mengedepankan kualitas daripada kata kunci. Contoh jenis blog otoritas adalah Problogger dan TechCrunch.

6. Blog Perusahaan

Saat ini, sudah banyak perusahaan yang menambahkan website untuk media informasi, pengenalan produk, ataupun berkomunikasi dengan pelanggan. Jenis blog ini juga memungkinkan menjadi media untuk bertransaksi antara pelanggan dengan perusahaan.

7. Blog Spam

Jenis blog terakhir adalah blog spam yang merupakan blog yang dibuat tanpa adanya perhatian terhadap kualitas. Jenis blog ini biasanya menjadi musuh para blogger karena pemiliknya sering melakukan Blogwalking dan berkomentar dengan meninggalkan link aktif. Jenis blog ini sering mendapatkan komplain karena melanggar hak cipta. Hal itu dikarenakan blog spam akan mengambil konten dari blog atau website lain menggunakan software tertentu.

Keuntungan Memiliki Blog

Blog bersifat pribadi, dan cenderung non-formal. Sehingga dalam penggunaan bahasa, pengaturan konten, dan sebagainya bersifat bebas sesuai dengan keinginan penulis. Fitur komentar pada blog bisa menambah menarik konten blog, karena bisa lebih interaktif dengan orang lain melalui komentar pendapat dan diskusi antara penulis dengan pembaca.

Related Posts
Kak Ula
Sharing informasi produk kecantikan dan kesehatan

Related Posts

Posting Komentar