WuSqyOgjkDlVD9T3DwbScpWy4QmNOXpt1I6JND8M

Pengertian Domain, Macam - Macam Domain Dan Contohnya

Pengertian Domain. Online branding saat ini sudah menjadi alat utama untuk mempromosikan usaha, berita, atau bahkan sekolah. Hal itu dikarenakan mudahnya mendapatkan informasi melalui internet sehingga menyebabkan pengguna internet yang semakin hari semakin banyak. Website atau yang sering disebut juga dengan web adalah kumpulan halaman yang menyediakan berbagai macam informasi.

Pengertian Domain

Ketika berbicara tentang website, salah satu hal yang paling penting adalah domain. Namun masih banyak yang belum memahami tentang domain ini secara mendalam. Padahal domain adalah hal yang krusial dan bisa memudahkan dalam akses informasi pada sebuah website. Nah, pada artikel ini akan dijelaskan seluk beluk tentang domain dan juga macam-macam domain yang telah berkembang hingga saat ini.

Pengertian Domain

Website adalah bagian dari suatu nama domain atau subdomain di Internet. Bisa dikatakan, Domain adalah suatu nama unik pada suatu server. Pada awalnya, nama domain difungsikan untuk mengidentifikasi komputer yang selanjutnya bisa menjadi bagian dari identitas seseorang maupun entitas bisnis. Saat ini, domain sudah bisa dianggap sebagai identitas internet. Jadi, domain merupakan nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi nama nama server di jaringan komputer maupun internet. Atau dengan kata lain, domain merupakan alamat yang bisa digunakan untuk menemukan suatu website di internet.

Sebagai nama yang mewakili sebuah server, domain bisa membantu seseorang untuk lebih mudah dalam mengakses web server tertentu. Sehingga domain memiliki beberapa fungsi yaitu selain memudahkan pengguna untuk mengakses suatu website, domain juga akan mempermudah pengguna untuk mengingat alamat web tanpa memasukkan alamat ip address. Karena pada dasarnya, untuk mengakses website atau suatu program di internet, diperlukan alamat IP (Internet Protocol). Dan dengan adanya domain, hal itu bisa menggantikan alamat IP sehingga bisa lebih mudah diingat dan diakses.

Cara kerja atau cara pembacaan domain di suatu website dimulai dari kanan ke kiri. Hal tersebut menunjukkan tingkat spesifikasinya, yaitu dari paling umum ke paling khusus. Sebagai contoh pada laman website indonesia.go.id. Ketika melakukan browsing atau melakukan pencarian ke https://indonesia.go.id, permintaan dari browser akan dikirimkan ke root name server. Kemudian hal pertama yang ditanyakan adalah siapa pengelola domain “id”. Ketika sudah terjawab, maka server akan bertanya siapa pengelola domain ac.id. Dan setelah ditemukan, pertanyaan selanjutnya adalah siapa pengelola indonesia.go.id. Ketika sudah ditemukan, terakhir akan ditanya nomor IP dari situs tersebut. Ketika sudah ditemukan alamat IP nya, maka browser akan menghubungi nomor IP tersebut dan halaman website yang diinginkan akan bisa dilihat.

Proses pembacaan domain dilakukan di belakang layar dan berlangsung dengan cepat. Agar bisa mengingat domain-domain yang pernah dicari dalam kurun waktu tertentu, terdapat mekanisme “cache”. Dengan mekanisme tersebut, maka memungkinkan pengguna bisa mengakses website yang pernah dimasukkan dengan lebih cepat.

Macam - Macam Domain Dan Contohnya

Nama domain memiliki berbagai macam jenis dan penggunanya, tergantung dengan tujuan dan lokasi website tersebut. Nama domain teridiri dari dua elemen utama, yaitu nama website dan ekstensi. Sebagai contoh, google.com terdiri dari nama webiste utamanya yaitu google, dan juga ekstensi yaitu .com. Ekstensi tersebut dikenal sebagai istilah TLD.

Istilah TLD atau Top Level Domain yang merupakan ekstensi atau sebuah kata yang berada di belakang domain, seperti .com (dot commercial), .org (dot organization), .edu (dot education), .gov (dot government), dan sebagainya. Secara umum, terdapat dua jenis Top Level Domain, yaitu generic domain (gTLD) dan juga country code Domain (ccTLD).

1. gTLD ( Generic Top Level Domain )

Generic Top Level Domain (gTLD) merupakan domain TLD yang dikhususkan untuk bidang instansi, organisasi, ataupun bidang tertentu. Beberapa contoh situs yang menggunakan jenis gTLD adalah seperti .gov (dot government) untuk situs pemerintahan, .int (dot international) yang dikhususkan untuk situs organisasi internasional, .mil (dot militer) yang digunakan untuk bidang militer di instansi militer merika Serikat, dan .edu (dot education) yang digunakan dalam bidang pendidikan.

Namun, saat ini gTLD juga banyak digunakan untuk situs biasa atau yang bersifat terbuka. Contoh situs terbuka yang menggunakan jenis gTLD adalah seperti .com (dot commersial) yang digunakan untuk organisasi komersial, .net (dot network) untuk sumber daya jaringan, dan .org ( dot organization) yang digunakan untuk situs organisasi lainnya. Domain .com adalah nama domain yang paling banyak digunakan baik untuk website informasi, toko online, hingga media sosial. Beberapa contoh website yang menggunakan nama domain ini adlaha seperti twitter.com, instagram.com, facebook.com, gmail.com, dan sebagainya.

2. ccTLD ( country code Top Level Domain )

Sesuai dengan namanya, ccTLD atau country code Top Level Domain adalah domain yang dioperasikan dan didaftarkan di masing-masing negara dan menggunakan kode negara sebagai identitas utama yang didefinisikan ISO-3166.  Ciri dari ccTLD ini adalah memiliki dua akhiran atau huruf ektensi, sehingga seringkali, ccTLD ini juga disebut Secondary Level Domain. Sebagai contoh, Top Level Domain di Indonesia memiliki akhiran id, kemudian akhiran .uk untuk United Kingdom, akhiran .kr untuk domain yang berasal dari Korea Selatan, dan .jp untuk negara Jepang.

Beberapa contoh ccTLD yang berkembang di Indonesia adalah seperti .ac.id yang diperuntukkan untuk bidang akademik atau perguruan tinggi, .sch.id untuk situs website sekolah dengan kebijakan yang telah ditentukan, .co.id untuk organisasi komersial, dan .go.id yang digunakan untuk intansi pemerintah.

Itulah beberapa hal mendasar tentang domain beserta macam-macam domain yang ada. Saat ini, banyak sekali jasa yang menawarkan bantuan untuk membelikan dan membuat nama domain baik untuk keperluan pribadi, bisnis maupun organisasi. Dan penggunaan domain pastinya harus disesuaikan dengan anggaran yang disiapkan. Karena harga setiap domain pasti berbeda. Sebagai contoh domain .com biasanya lebih murah daripada domain .id karena domain .com bersifat global dan sudah banyak yang menggunakan.

Selain anggaran, panjang pendek nama domain juga harus diperhatikan. Karena nama domain yang lebih ringkas dan jelas akan lebih mudah diingat. Dan juga perhatikan provider penyedia domain terpercaya. Karena tidak semua perusahaan domain terdaftar resmi di ICANN atau Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, yang merupakan organisasi pengelola nama domain. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa membantu bagi yang akan membuat dan membeli nama domain atau hanya sekedar mempelajarinya.

Related Posts
Kak Ula
Sharing informasi produk kecantikan dan kesehatan

Related Posts

Posting Komentar